Showing posts with label dahulu. Show all posts
Showing posts with label dahulu. Show all posts

Sunday, January 25, 2015

Permainan Tradisional yang Mendunia: Monopoli (Part 2)

Aturan Permainan
  • Para pemain monopoli terdiri dari 3-4 pemain. Papan permainan monopoli diletakkan di sebuah meja yang cukup besar. Kartu-kartu seperti dana umum, kesempatan, dan sejenisnya diletakkan secara terbalik di atas papan permainan. Kartu-kartu tersebut sebelumnya telah diacak terlebih dahulu sehingga para pemain tidak akan tahu kartu apa yang akan mereka ambil. Sedangkan kartu-kartu hak milik properti maupun uang akan diletakkan di sebelah papan monopoli.
  • Sebelumnya para pemain telah diberikan modal awal berupa uang sebesar 1500$. Para pemain sebelumnya juga harus menentukan siapa yang akan melempar dadu terlebih dahulu sebagai tanda awal mulainya permainan.
  • Bidak-bidak untuk para pemain diletakkan di petak awal START. Para pemain akan menggerakkan bidaknya sesuai dengan angka dadu yang telah dilempar. Bidak-bidak tersebut digerakkan secara berputar searah jarum jam.
  • Ketika pemain berhenti di petak properti yang belum dibeli, pemain berhak menentukan pilihannya untuk membeli atau tidak membeli properti tersebut. Sebaliknya, bila pemain berhenti di petak properti yang sudah dibelinya, pemain juga berhak untuk menjualnya kembali tentunya dengan harga yang lebih murah dibandingkan saat pembelian. Pemain juga dapat membangun rumah atau hotel pada setiap properti yang dimilikinya. Perlu diketahui sebelum membangun sebuah hotel, pemain harus sudah membangun minimal 3-4 rumah barulah dapat membangun hotel.
  • Membangun rumah atau hotel sangat menguntungkan bila ada lawan pemain yang tepat berhenti di petak properti milik kita. Lawan tersebut harus membayar biaya sewa properti, rumah, ataupun hotel sesuai dengan tarif yang telah ditulis di kartu hak milik properti pemain.
  • Ketika pemain berhenti tepat di petak dana umum, kesempatan, atau sejenisnya, pemain akan mengambil kartu tersebut diantara tumpukan kartu-kartu yang disusun terbalik dan tertutup di atas papan permainan. Pemain akan melakukan semua instruksi yang telah tertera pada kartu yang diambilnya. Bisa menguntungkan (contohnya pemain akan mendapatkan bonus sejumlah dollar) maupun merugikan (contohnya pemain akan membayar pajak, ataupun biaya-biaya lainnya yang intinya menghabiskan uang yang kita miliki).
  • Pemain dinyatakan kalah jika pemain benar-benar sudah kehabisan uang dan tidak dapat membayar hutang. Segala kekayaan (properti, rumah, hotel dan sebagainya) akan dilelang dan pemain tersebut berhenti bermain.
  • Pemain yang memenangkan permainan adalah pemain yang memiliki jumlah uang, properti, rumah, dan hotel terbanyak dari semua pemain.

Manfaat Permainan Monopoli
  • Permainan monopoli dapat melatih kreativitas dan keterampilan seseorang dalam berpikir. Hal tersebut dikarenakan permainan monopoli memerlukan strategi dan berbagai teknik untuk memenangkannya.
  • Permainan monopoli dapat mengajarkan anak untuk mahir berhitung.
  • Permainan monopoli dapat melatih kemampuan untuk memecahkan setiap masalah. Seperti pada waktu kita bermain dan kemudian kita terlilit hutang. Pada saat itu kita akan berpikir bagaimana cara untuk menyelesaikan masalah tersebut.

Oleh : Stevanus
Sumber:
http://id.wikipedia.org/wiki/Monopoli_%28permainan%29
http://www.tonfeb.com/2014/03/manfaat-mainan-papan-untuk-anak.html

Tuesday, January 6, 2015

Serunya Bermain Balap Karung

Siapa yang tidak kenal dengan salah satu permainan tradisional ini? Bahkan sampai sekarang ini, permainan ini sering diadakan dan dibuat menjadi sebuah lomba terutama setiap tanggal 17 Agustus. Tidak hanya dari kalangan anak-anak yang mengikuti lomba balap karung tersebut, tetapi dari kalangan orang tua juga turut serta memeriahkan lomba tersebut. Dan juga, ada beberapa daerah di Indonesia yang sampai sekarang ini terus melestarikan budaya permainan ini terutama untuk memperingati sebuah hari besar.

Sejarah dan Perkembangannya

Permainan ini diketahui sudah ada sejak zaman penjajahan Belanda dan bukan setelah Indonesia merdeka. Waktu itu, permainan balap karung ini dimeriahkan oleh kalangan anak-anak laki-laki yang berumur sekitar 6-12 tahun. Mereka mengikuti lomba balap karung ini sewaktu ada perayaan/hari-hari besar di sekolah-sekolah Belanda atau di kampung-kampung. Terkadang, orang dewasa juga ikut berpartisipasi dalam memeriahkan acara tersebut, tetapi hanya terbatas sebagai penggembira saja dan bukan sebagai peserta penuh.

Pada mulanya permainan balap karung hanya terbatas pada ruang lingkup daerah yang kecil saja seperti di sekolah-sekolah atau di kampung-kampung. Tetapi, seiring dengan perkembangan zaman, permainan balap karung ini sudah dimainkan di kantor-kantor dengan pesertanya yang berasal dari berbagai usia baik tua maupun muda. Dan sekarang, hampir seluruh rakyat Indonesia akan mengisi acara hari kemerdekaan dengan mengadakan lomba balap karung ini.


Gambar 1. Kaum ibu-ibu pada Acara Lomba Balap Karung 17 Agustus.

Peralatan yang Dibutuhkan
  1. Sebuah karung terigu/karung beras ukuran 50 kg yang nantinya akan dipakai oleh peserta.
  2. Sebuah peluit untuk memberikan aba-aba mulainya pertandingan yang nantinya digunakan oleh wasit.
  3. Pembatas-pembatas antar peserta lomba balap karung, bisa menggunakan tali rafia ataupun menggunakan kapur tulis.
  4. Arena permainan yang cukup luas dengan panjang 15-20 meter dan lebar 3-4 meter.
  5. Peserta permainan balap karung dengan tidak memandang batasan umur ataupun jenis kelamin. Semua orang boleh ikut serta dalam permainan ini. Dan juga, dibutuhkan seorang wasit untuk mengatur jalannya pertandingan.

Aturan Permainan

Untuk permainan balap karung secara individu, peserta yang terdiri dari 4-5 orang akan bersiap di posisi awal start. Mereka harus memakai karung yang sudah disediakan di bagian bawah tubuh mereka. Setelah wasit membunyikan peluit, para peserta harus berlari ke garis finish dengan cara melompat sambil memegang karung yang dipakainya agar tidak terlepas. Siapa yang bisa sampai ke garis finish dan kembali lagi ke posisi awal start, dialah pemenangnya. Ada juga aturan permainan di mana peserta hanya perlu untuk sampai ke garis finish dan memenangkan pertandingan. Aturan tersebut dipakai jika arena pertandingan yang digunakan cukup panjang dan luas.

Untuk permainan balap karung yang dilakukan secara beregu, sebelum pertandingan dimulai akan diadakan pengundian terlebih dahulu untuk menentukan regu mana yang akan memulai pertandingan terlebih dahulu. Biasanya satu regu terdiri dari 3-4 orang. Tiap regu akan memainkannya secara estafet/bersambungan. Ketika satu peserta dari tiap regu telah sampai ke garis finish dan kembali ke posisi start, peserta itu kemudian akan digantikan oleh teman seregunya yang lain. Regu yang mencapai garis finish terlebih dahulu, dialah pemenangnya.

Nilai Sosial dan Budaya

Permainan balap karung dapat mengajarkan kita untuk memiliki sikap kerja keras, pantang menyerah, dan sportivitas yang tinggi. Kerja keras dan pantang menyerah dibutuhkan oleh para peserta untuk dapat memenangkan pertandingan. Sportivitas juga sangat penting dimiliki oleh para peserta sehingga mereka tidak akan melakukan kecurangan saat permainan berlangsung.


Gambar 2. Kerja keras dan Sportivitas Antar Peserta.

Oleh : Stevanus

Sumber:
http://uun-halimah.blogspot.in/2011/11/lomba-balap-karung.html
http://www.jakarta.go.id/web/encyclopedia/detail/69/Balap-Karung
Gambar:
1. http://promomainan.com
2. http://farm4.static.flickr.com/3924/14936756310_aece28dcab_m.jpg