Showing posts with label kepala. Show all posts
Showing posts with label kepala. Show all posts

Wednesday, January 28, 2015

Gerakan untuk lompat karet

Salah satu permainan tradisional yang sering dimainkan oleh anak perempuan Indonesia jaman dulu adalah lompat karet. Permainan ini menggunakan karet sebagai tali untuk melompat. Sekarang ini jarang sekali ditemukan permainan lompat karet. Permainan ini dilakukan secara berkelompok. Permainan ini begitu mudah dan tidak berbahaya jika mengenai kaki kita saat melompat. Untuk bisa mendapatkan permainan ini pun tidak perlu mengeluarkan biaya yang mahal sehingga banyak anak perempuan lebih memilih permainan ini. Hanya membutuhkan karet yang dirangkai hingga membentuk tali. Permainan ini pun sangat mudah, kita harus bisa melompat tanpa mengenai karet. Untuk bisa melompat tanpa mengenai karet, berikut ada beberapa gerakan yang bisa membantu kita dalam permainan karet:

1. Lompat Jauh


Gambar 1. Lompat jauh

Gerakan lompat jauh sangat sering dipakai dalam permainan ini. Untuk melakukan gerakan ini, pertama tama kita harus mengambil kuda kuda sebelum melompat. Usahakan posisi mengambil kuda kuda jangan terlalu dekat dengan karet. Setelah mengambil kuda kuda, kita bisa melompat seperti gerakan biasa. Usahakan melompat yang setinggi tingginya sehingga tidak mengenai karet. Kebanyakan gerakan ini bisa dipakai sampai setinggi dada. Jika kita mampu melakukan gerakan ini sampai lebih tinggi lagi, maka akan lebih bagus.

2. Gerakan Koprol


Gambar 2. Gerakan koprol

Gerakan koprol adalah gerakan yang sangat membutuhkan keberanian. Gerakan koprol bisa kita gunakan untuk permainan lompat tali. Untuk melakukan gerakan ini, pertama tama kita meletakkan kedua tangan kita ke samping sambil menyentuh tanah hingga kedua kaki ikut terangkat ke samping. Gerakan ini sangat mudah sekali dan kita tidak perlu melompat. Gerakan ini hanya untuk lompat tali yang tingginya sedada dan untuk di atasnya, seperti telinga hingga kepala tidak bisa menggunakan gerakan ini. Kebanyakan anak perempuan yang memakai gerakan ini, mereka adalah anak perempuan yang tomboy dan begitu berani.

3. Gerakan potong kue


Gambar 3. Gerakan potong kue

Gerakan ini, biasanya digunakan jika ketinggian karet sudah mencapai kepala. Jika sudah setinggi itu, kita bisa menggunakan gerakan potong kue. Karena sudah setinggi kepala, maka diperbolehkan kita menggunakan tangan untuk melompat. Gerakan ini dilakukan dengan tangan kanan kita memegang karet sambil kaki kita melompat. Saat memegang karet tersebut, usahakan mendorong tali karet sampai ke bawah hingga berbentuk V supaya kaki kita bisa lebih mudah untuk melompat. Gerakan ini sangat mudah sekali dilakukan.

4. Gerakan Salto


Gambar 4. Gerakan salto

Gerakan salto bisa dipakai untuk lompat karet. Untuk melakukan gerakan salto ini, sama seperti gerakan koprol tetapi gerakan salto ini kita harus memutar ke depan. Pertama tama, kedua tangan kita letakkan ke depan kemudian kaki ikut memutar ke depan seperti gambar di atas. Supaya gerakan salto bisa lebih tinggi, sebaiknya sebelum meletakkan kedua tangan ke depan, sebaiknya kita melompat terlebih dahulu sehingga tidak mengenai tali karet.

Dalam permainan lompat karet ini banyak memberi manfaat positif dan sangat berguna sekali bagi anak anak dalam masa pertumbuhannya. Selain menambah kekompakan sesama anggota, Setiap lompatan dalam permainan ini bisa mendorong pertumbuhan tulang. Apabila kita merasa bosan dengan olahraga yang ada, kita bisa melakukan permainan ini sebagai pengganti olahraga.

Oleh : Jenny
Gambar:
1. https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhOE-zP6uw4KC3z4eUeQ0vEB-fuRstpiZW7FF-pWmDt7MOu5xhQCVnK2fKnCRJijnOS4YFSwcktgFZbCgk3pMt7PTzNdfvLG6xsI68ElxcBqHyYAfAtb8ansVfKyIGwLQdOyTlpjznU90U/s1600/Lompat_Tali_yeye.jpg
2. http://homeschoolingalam.com/foto_galeri/402014-10-29%2008.23.31.jpg
3. http://www.pricearea.com/artikel/wp-content/uploads/2013/10/Ilustrasi-Permainan-Lompat-Karet-sebagai-Fenomena-Teknologi-Jaman-doeloe-Versus-Sekarang.jpg
4. https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhCz1u3a3je1b2s-15Fbl_nuc-eDJ6FcR5ISRVAVzFhuvQK9fTAdOlZMGjGOI8cN1Hzp5PaJaCLquEvlCKklRGuygbecZK-xpRmOxzKu8VYW-9sHW6T3CvbBPFBNreK3ZX0DxeWronBeeFG/s280/lompat+tali.jpg

Thursday, January 15, 2015

Tali Merdeka, Permainan Tradisional Daerah Riau

Tali Merdeka adalah salah satu jenis permainan tradisional yang berasal dari daerah Riau. Anak-anak melayu yang dibesarkan di era 80 dan 90-an tentunya sangat familiar dengan permainan ini. Permainan yang membutuhkan kekuatan dan kelincahan fisik ini masih menjadi permainan favorit anak-anak perempuan pada era tersebut. Inti dari permainan tali merdeka ini adalah melompati rentangan tali karet dengan berbagai ketinggian yang diukur dari badan pemain yang memegang rentangan tali.

Mengapa di sebut dengan permainan tali merdeka? Tidak ada catatan sejarah yang bisa menjelaskan tentang asal muasal penamaan permainan ini. Jika dilihat dari cara bermain, maka penamaan permainan ini bisa dikaitkan dengan cara pemegang tali saat memegang tali pada ketinggian terakhir. Yaitu tali dipegang dengan cara mengacungkan kepalan tangan setinggi mungkin di atas kepala layaknya para pejuang yang sedang meneriakkan pekikan ‘merdeka’.

Permainan tali merdeka sebenarnya juga dikenal di berbagai daerah lain. Hanya saja mungkin penamaan dan tata caranya sedikit berbeda. Di beberapa daerah permainan ini dikenal dengan nama lompat tali, lompat tinggi, dan lainnya.


Permainan Tali Merdeka

Jumlah Pemain dan Peralatan Permainan

Idealnya permainan Tali merdeka dilakukan oleh 3-10 orang pemain. Namun, jika tidak memungkinkan bisa juga dilakukan oleh dua orang pemain. Namun, untuk bisa memainkan permainan ini hanya dengan dua orang pemain dibutuhkan tiang sebagai alat bantu untuk mengikat salah satu ujung tali karet.

Permainan tali merdeka bisa dilakukan secara perorangan maupun kelompok. Jika dilakukan dalam kelompok, pemain dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok pertama sebagai pemegang karet dan kedua kelompok pelompat karet.

Peralatan yang dibutuhkan pada permainan ini adalah tali karet, yaitu karet gelang yang dijalin memanjang. Gelang karet yang digunakan adalah gelang karet biasa yang banyak dijual di pasar. Biasanya digunakan untuk mengikat plastik-plastik pembungkus makanan dan barang-barang lain.

Cara Bermain Tali Merdeka

Inti dari permainan tali merdeka ini adalah melewati rentangan tali karet dengan cara melompat. Jika pemain bisa melompati rentangan tali karet, maka ia boleh terus menjadi pemain pelompat hingga ia gagal melewati rentangan tali karet. Jika pemain gagal melompati rentangan karet, maka ia harus menggantikan posisi pemain lain menjadi pemegang tali karet.

Bagaimana ukuran tinggi rentangan tali karet yang harus dilompati? Tinggi rentangan tali karet dimulai dari bawah, kemudian terus dinaikkan mengikuti ruas-ruas tertentu pada tubuh pemegang tali karet. Adapun tingkatan ketinggian rentangan tali yang harus dilompati oleh pemain tali merdeka adalah:
  1. Tali sejajar telapak kaki (di atas tanah/lantai).
  2. Tali sebatas lutut
  3. Tali sebatas pinggang
  4. Tali berada sebatas dada
  5. Tali berada sebatas telinga
  6. Tali berada sebatas kepala
  7. Tali berada sebatas satu jengkal di atas kepala
  8. Tali berada pada posisi tertinggi, yaitu tali diletakkan di ujung jari yang diacungkan lurus tinggi-tinggi di atas kepala.

Setelah berhasil melewati tantangan tertinggi maka tinggi rentangan akan diturunkan secara bertahap. Akan tetapi bukan berarti tantangan permainan ini berkurang. Karena, pada tahap permainan berikutnya pemain akan dihadapkan pada tingkat kesulitan yang berbeda. Sekalipun tinggi rentangan tali akan diturunkan secara bertahap. Pada tahapan menurun ini, tantangannya bisa berupa penambahan hitungan lompatan dan gerakan membelit dengan jumlah hitungan yang semakin lama semakin besar.

Adapun grup atau pemain yang dinyatakan menang adalah grup/pemain yang berhasil melewati semua tantangan terlebih dahulu. Nah, demikian sekilas informasi tentang permainan tali merdeka ini. Semoga bermanfaat!

Oleh : Neti Suriana
Sumber gambar: http://fandychaz.blogspot.com/2011/07/permainan-rakyat-jaman-dulu.html