Showing posts with label hitungan. Show all posts
Showing posts with label hitungan. Show all posts

Friday, January 16, 2015

Asiknya Bermain Petak Umpet

Bagi masyarakat Indonesia, permainan tradisional petak umpet sudah tidak asing lagi. Permainan ini mempunyai keasikan tersendiri dalam memainkannya. Anak-anak tingkat Taman Kanak-Kanak atau murid-murid di tingkat Sekolah Dasar banyak yang menyukai permainan ini. Dalam memainkannya tidak diperlukan alat-alat, maka tidak heran jika permainan ini dikatakan sebagian orang sebagai permainan yang murah meriah. Tidak seperti PlayStation atau produk-produk permainan impor yang harganya relative tinggi dan dapat menguras saku para orang tua.

Permainan ini dimainkan oleh dua orang atau lebih, satu diantaranya bertugas sebagai penjaga atau orang yang mencari, sedangkan sisanya yang lain bersembunyi di sekitarnya. Permainan ini diperlukan strategi siasat dalam mencari tempat persembunyian yang aman supaya penjaga atau orang yang bertugas mencari tidak menemukan persembunyiannya.

Pada permulaan permainan, penjaga menghitung angka yang telah ditentukan, biasanya berhitung sampai angka 25, dengan mata tertutup menghadap ke dinding, sementara para pemain sibuk mencari tempat persembunyian. Setelah hitungan mencapai angka 25, maka barulah penjaga mencari target pencarian. Penjaga dilarang untuk berbuat curang, yaitu dengan mengintip di sela-sela hitungannya, ia harus jujur sehingga ketidaktahuannya itu akan menjadi hal yang menarik dalam permainan ini. Para pemain lain pun hendaknya jangan mencari tempat persembunyian terlalu jauh di luar area permainan atau di tempat-tempat berbahaya, seperti tempat-tempat yang memungkinkan adanya binatang berbisa seperti ular ,atau tempat-tempat ketinggian yang berbahaya.

Tempat persembunyian dapat dilakukan di mana saja, asalkan tidak sangat jauh dan keluar area permainan. Bisa bersembunyi, dibalik dinding, di bawah meja, di balik pagar atau sekat, dibalik pohon, atau dimana saja yang dianggap aman untuk tidak diketahui penjaga. Sedangkan sang penjaga berdiri menjaga dinding dan sesekali kesana kemari mencari teman-teman lainnya yang tengah bersembunyi.

Permainan berakhir jika penjaga sudah menemukan semua para pemain yang bersembunyi, namun jika penjaga gagal menemukan persembunyian maka penjaga tetap bertugas untuk menjaga. Penjaga akan merasa gembira jika sudah menemukan peserta lainnya, semakin cepat dia menemukan akan lebih baik, karena nantinya ia akan bergantian posisi menjadi peserta yang bersembunyi, dan hal itu tidak melelahkan fisiknya. Yang tadinya harus kesana kemari mencari teman-teman lainnya, selanjutnya hanya berdiam diri bersembunyi banyak beristirahat dan tidak banyak mengeluarkan suara agar persembunyiannya tidak diketahui penjaga.



Permainan ini lumayan menegangkan jika dilakukan, perasaan was-was para pemain yang bersembunyi sangat kuat, karena tidak ingin persembunyiannya diketahui. Permainan petak umpet ini dapat dilakukan berjam-jam, karena tidak membosankan, juga melatih daya pikir dan kelincahan. Bagi masyarakat sunda atau jawa, permainan ini banyak dimainkan pada waktu sore hari atau ketika malam hari, Nampak anak-anak yang masih polos situ dengan ceria berpakaian mengaji dengan kain sarung yang dililit ataupun mengenakan peci, ketika bulan memancarkan keindahannya ditambah suasana sejuk alami dan keceriaan, sebelum atau sesudahnya aktifitas mengaji di masjid. Menjadikan anak-anak lebih giat lagi pergi ke masjid.

Oleh : Dodi Budiana
Sumber: Keterangan Ibu Nuraini. Pengajar TK Khadijah Banjar Sari, Jawa Barat
Sumber foto : Foto Pribadi Rasel Rosita Dewi, Kota Banjar Sari, Jawa Barat

Thursday, January 15, 2015

Tali Merdeka, Permainan Tradisional Daerah Riau

Tali Merdeka adalah salah satu jenis permainan tradisional yang berasal dari daerah Riau. Anak-anak melayu yang dibesarkan di era 80 dan 90-an tentunya sangat familiar dengan permainan ini. Permainan yang membutuhkan kekuatan dan kelincahan fisik ini masih menjadi permainan favorit anak-anak perempuan pada era tersebut. Inti dari permainan tali merdeka ini adalah melompati rentangan tali karet dengan berbagai ketinggian yang diukur dari badan pemain yang memegang rentangan tali.

Mengapa di sebut dengan permainan tali merdeka? Tidak ada catatan sejarah yang bisa menjelaskan tentang asal muasal penamaan permainan ini. Jika dilihat dari cara bermain, maka penamaan permainan ini bisa dikaitkan dengan cara pemegang tali saat memegang tali pada ketinggian terakhir. Yaitu tali dipegang dengan cara mengacungkan kepalan tangan setinggi mungkin di atas kepala layaknya para pejuang yang sedang meneriakkan pekikan ‘merdeka’.

Permainan tali merdeka sebenarnya juga dikenal di berbagai daerah lain. Hanya saja mungkin penamaan dan tata caranya sedikit berbeda. Di beberapa daerah permainan ini dikenal dengan nama lompat tali, lompat tinggi, dan lainnya.


Permainan Tali Merdeka

Jumlah Pemain dan Peralatan Permainan

Idealnya permainan Tali merdeka dilakukan oleh 3-10 orang pemain. Namun, jika tidak memungkinkan bisa juga dilakukan oleh dua orang pemain. Namun, untuk bisa memainkan permainan ini hanya dengan dua orang pemain dibutuhkan tiang sebagai alat bantu untuk mengikat salah satu ujung tali karet.

Permainan tali merdeka bisa dilakukan secara perorangan maupun kelompok. Jika dilakukan dalam kelompok, pemain dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok pertama sebagai pemegang karet dan kedua kelompok pelompat karet.

Peralatan yang dibutuhkan pada permainan ini adalah tali karet, yaitu karet gelang yang dijalin memanjang. Gelang karet yang digunakan adalah gelang karet biasa yang banyak dijual di pasar. Biasanya digunakan untuk mengikat plastik-plastik pembungkus makanan dan barang-barang lain.

Cara Bermain Tali Merdeka

Inti dari permainan tali merdeka ini adalah melewati rentangan tali karet dengan cara melompat. Jika pemain bisa melompati rentangan tali karet, maka ia boleh terus menjadi pemain pelompat hingga ia gagal melewati rentangan tali karet. Jika pemain gagal melompati rentangan karet, maka ia harus menggantikan posisi pemain lain menjadi pemegang tali karet.

Bagaimana ukuran tinggi rentangan tali karet yang harus dilompati? Tinggi rentangan tali karet dimulai dari bawah, kemudian terus dinaikkan mengikuti ruas-ruas tertentu pada tubuh pemegang tali karet. Adapun tingkatan ketinggian rentangan tali yang harus dilompati oleh pemain tali merdeka adalah:
  1. Tali sejajar telapak kaki (di atas tanah/lantai).
  2. Tali sebatas lutut
  3. Tali sebatas pinggang
  4. Tali berada sebatas dada
  5. Tali berada sebatas telinga
  6. Tali berada sebatas kepala
  7. Tali berada sebatas satu jengkal di atas kepala
  8. Tali berada pada posisi tertinggi, yaitu tali diletakkan di ujung jari yang diacungkan lurus tinggi-tinggi di atas kepala.

Setelah berhasil melewati tantangan tertinggi maka tinggi rentangan akan diturunkan secara bertahap. Akan tetapi bukan berarti tantangan permainan ini berkurang. Karena, pada tahap permainan berikutnya pemain akan dihadapkan pada tingkat kesulitan yang berbeda. Sekalipun tinggi rentangan tali akan diturunkan secara bertahap. Pada tahapan menurun ini, tantangannya bisa berupa penambahan hitungan lompatan dan gerakan membelit dengan jumlah hitungan yang semakin lama semakin besar.

Adapun grup atau pemain yang dinyatakan menang adalah grup/pemain yang berhasil melewati semua tantangan terlebih dahulu. Nah, demikian sekilas informasi tentang permainan tali merdeka ini. Semoga bermanfaat!

Oleh : Neti Suriana
Sumber gambar: http://fandychaz.blogspot.com/2011/07/permainan-rakyat-jaman-dulu.html